Sekitar tiga ribu perempuan dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) demo di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (22/2/2009). Mereka menuntut ditegakkannya khilafah dan syariah Islam.
Mereka mengusung poster bertuliskan ‘Syariah dan Khilafah, Selamatkan Remaja dan Masa Depan’ di bundaran Hotel Indonesia.
Berbagai poster mereka bentangkan
Dengan mengenakan gamis dan jilbal mereka melakukan long march
Spanduk besar juga mereka bentangkan.
Sebelum memutari bundaran HI mereka melakukan long march dari parkir IRTI Monas menuju Jl MH Thamrin, dan kembali lagi ke Monas, hendak menuju Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara.
Aksi ini untuk menuntut ditegakkannya khilafah dan syariah Islam.
HEDONISME REMAJA. Sejumlah remaja putri dari Muslimah Hisbut Tahrir Indoensia melakukan aksi protes di Silang Monas, di Jakarta, Minggu ( 22/2). Mereka menghimbau masyarakat luas agar menjaga budi pekerti anak-anak agar terhindar dari perilaku hedonis di kalangan remaja.









4 komentar:
Assalamu'alaykum, Saudara-saudariku, Untuk menyampaikan kebenaran hendaknya kita memperhatikan tata caranya...!
Kita pertimbangkan terlebih dahulu apakah cara yang kita gunakan menyelisihi sunnah Rasulullah ataupun tidak. Ana nasehatkan agar kita semua meneliti apakah demonstrasi menyelisihi sunnah Rasulullah ataupun tidak...! Jika telah kita ketahui nanti bahwa "demo" adalah termasuk cara yang keliru dalam menyampaikan kebenaran, hendaklah kita meninggalkannya, dan beralih kepada cara tg benar yang sesuai dengan Sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
(Abu Aslam)
Beralih kepada yg benar...!
Ahsanta abu Aslam......
Pandai-pandailah dalam bersikap sehingga bukan pahala yang didapat melainkan dosa.
Jangan mengekspoitasi wanita hanya untuk meraih tujuan segelintir orang yg haus kekuasaan.
Nanti kalo' syariah Islam benar2 ditegakkan maukah menanggung konsekwensinya...???
Misalnya ternyata yg tidak berhijab adalah Ibu2 mereka.... anak2 perempuan mereka.... atau saudari2 dekatnya. sanggupkah mereka menghukum dengan hukum sesuai syariat Islam???
Perkuatlah dulu aqidah diri sendiri dulu... kemudian lingkungan keluarga terdekat...kemudian lingkungan sekitar.... belajar Islamlah dari para Ulama2 pewaris Nabi. Bukan ulama yg dangkal Ilmunya serta haus kekuasaan
Jayakanlah Islam dengan cara yg sesuai dengan Syariat Pembawanya, Nabi Besar Muhammad SAW.......
Posting Komentar