JAKARTA - Prihatin terhadap nasib remaja Indonesia, Muslimah Hizzbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar aksi turun ke jalan dengan melakukan longmarch. Rute yang dilalui yakni Silang Monas ke Bundaran Hotel Indonesia, dan kembali ke Silang Monas.
Aksi damai yang diikuti 1.200 wanita bersama remaja se-Jabodetabek ini, berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga 11.30 WIB, Minggu (22/2/2009). Dalam akhir aksinya, mereka menggelar aksi teatrikal sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi remaja yang cenderung negatif. Seperti penggunaan narkoba, tawuran, seks bebas, dan lain-lain.
Perilaku negatif yang dilakukan kalangan remaja, menurut Kordinator Aksi Muslimah HTI Syiddah, dikarenakan kurangnya pendidikan pemberdayaan politik.
“Karena remaja Indonesia yang usianya 17-21 tahun jumlahnya cukup besar, sekitar 21 persen dari jumlah pemilih 2009. Jumlah yang cukup besar ini seharusnya tidak dipandang sebagai objek perolehan suara dalam pemilu, tapi sebagai jumlah subjek yang menentukan masa depan Indonesia,” paparnya.
HTI menyerukan segenap komponen umat untuk menghentikan segala jalan atau dukungan bagi tumbuh suburnya hedonisme di kalangan remaja. Hedonisme membuat remaja menjadi tidak peduli dengan masa depannya sendiri dan masa depan bangsa. (Okezone, 22/02/09)
Demo di Bundaran HI, 3 Ribu Perempuan HTI Jadi Background Foto
Jakarta - Sekitar 3 ribu perempuan dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Beberapa warga pun menggunakan massa itu sebagai background foto. Jeprat-jepret!
Pantauan detikcom di Bundaran HI, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (22/2/2009) pukul 09.55 WIB, sekitar tiga puluh warga yang tampaknya habis menikmati car free day berpose, di depan latar belakang 3 ribu perempuan HTI yang memutari bundaran HI.
Warga terlihat masih mengenakan training olah raga, sebagian membawa sepeda dan sebagian membawa anak-anak mereka, berpose dengan kamera telepon selular yang mereka bawa.
Sementara itu 3 ribu kader HTI sebelum memutari bundaran HI melakukan long march dari parkir IRTI Monas menuju Jl MH Thamrin, dan kembali lagi ke Monas, hendak menuju Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara.
Mengenakan gamis dan jilbab serba putih dan membawa bendera HTI, mereka menuntut ditegakkannya khilafah dan syariah Islam. Tampak pula salah satu poster yang mereka bawa bertuliskan ‘Syariah dan Khilafah, Selamatkan Remaja dan Masa Depan‘.
“Klilafah solusi Islam! Selamatkan masa depan generasi muda dari racun demokrasi,” kata salah satu orator perempuan sambil sesekali disambut teriakan takbir.
Di antara demonstran, tampak separuhnya adalah siswa SMU, terlihat dari seragam mereka yang mengenakan setelan putih abu-abu.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar